Don't Underestimate the Healing Power of these three things : Music, The Ocean and Stars
Membaca quote tersebut, saya langsung membayangkan lautan luas yang tenang dengan anginnya yang menyegarkan, alunan musik yang lembut, dan ribuan bintang yang gemerlap dalam gelap malam yang membuat mata saya bercahaya penuh harapan.
Hmm.... Tenang sekali rasanya ....
Saya pikir bukan hanya saya saja yang setuju dengan quote di atas. Pasti banyak sekali orang-orang di luar sana ataupun anda yang setuju dengan pernyataan tersebut. Ya, tanpa bertatap langsung dengan ketiga hal tersebut saja kita sudah dapat merasakan atmosfer ketenangan di dalamnya walau hanya membayangkannya saja. Begitu luar biasa ciptaan Tuhan. Mereka diciptakan bukan hanya untuk pelengkap bumi ini, tetapi juga untuk menemani perasaan manusia.
Setiap manusia memiliki lekukan kehidupan yang berbeda-beda. Bayangkan saja jika sama, membosankan sekali ceritamu, ceritanya, dan cerita mereka sama. Tak ada yang dapat digunakan untuk pembelajaran karena semuanya berada dalam masalah dan sama-sama stuck, tidak ada jalan keluar. Ya, begitupula manusia dibentuk, manusia dibentuk sesuai dengan porsinya masing-masing. Apa yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidupnya, sudah ditakarkan sesuai dengan kemampuan masing-masing setiap kita untuk mendatangkan kebaikan.
Sebaik-baiknya kita menjalani kehidupan, tidak ada kehidupan yang bebas dari masalah. Karena kita masih hidup, masih menginjakkan kaki di bumi, bumi yang sudah terkontaminasi dengan masalah dan kesalahan manusia itu sendiri. Namun, bukan berarti kita tidak dapat melewati masalah-masalah tersebut. Banyak cara yang dapat kita lakukan, sebagian orang memilih untuk memendam dan lari dari masalahnya, tetapi resikonya sewaktu-waktu masalah tersebut akan muncul ke permukaan dan mereka belum siap untuk menghadapinya dan lebih parahnya karena ketidaksiapan itu, bukan hanya satu hal yang rusak dalam hidupnya, tapi bisa berdampak untuk segala aspek hidupnya bahkan kejiwannya. Sebagian orang lagi, mencoba mencari berbagai macam cara untuk mengatasi masalahnya, kelompok orang yang seperti ini bukan berarti orang yang tangguh, namun orang-orang seperti ini percaya adanya harapan. Harapan yang lebih baik dibalik masalahnya ketika dia bisa melaluinya. Ketia ia telah melewati satu lubang masalah itu, maka ia akan berjalan lebih berhati-hati untuk tidak jatuh dalam lubang berikutnya. Dirinya lebih siap dalam menghadapi masalah-masalah di depannya yang mungkin akan jauh lebih berat.
Dalam upaya melewati masalah-masalah dalam kehidupan, mungkin seringkali kita merasakan burn out. Teruta ketika kita menghadapinya sendirian, ketika dalam hidup kita tidak banyak orang yang bisa kita percayai untuk kita ceritakan masalah kita dan kita ajak untuk diskusi. Kalau itu dibiarkan, hanya diri kita yang menampung segala masalah tersebut lama-kelamaan kita akan mengalami depresi, bisa ringan dan bisa saja berat. Untuk itu kita perlu menuangkan segala emosi kita, mencurahkan segala isi hati kita, menyalurkan segala perasaan yang kita rasakan dan alami. Banyak cara yang dapat kita lakukan, sebagian orang lebih memilih melakukan ibadah yang intim yaitu berdoa untuk curhat dan meminta petunjuk dari Sang Khalik. Tetapi sangat manusiawi jika hal tersebut masih dirasa kurang, jika perlu carilah pertolongan, ceritakanlah kepada orang yang anda sangat percayai atau pergilah ke konselor yang anda kenal. Kemudian, berilah waktu untuk dirimu sendiri menikmati kedamaian, ketenangan. Seperti quote di atas, kita bisa memulainya dengan mendengarkan musik yang menenangkan jiwa, boleh saja mendengarkan lagu-lagu yang mewakili perasaan kita, namun bataskan, jangan sampai kita terlarut dan semakin mendalam dengan lirik dari lagu tersebut. Kemudian yang sangat saya sukai, ialah menikmati deburan ombak lengkap dengan tiupan angin laut yang menyegarkan dan menikmati bintang-bintang malam yang sangat indah. Biarkan dirimu rileks !!!
Ketika SMP dan STM, ketika saya pindah rumah dan memiliki kamar di lantai dua dan kamar saya memiliki balkon, setiap malam seusai belajar saya selalu duduk di depan balkon dan memandangi bintang-bintang di langit. Tidak berbuat apa-apa, hanya menikmatinya saja. Rumitnya hari-hari saya, kemudian ditutup oleh senyuman kelegaan yang ditarik oleh keindahan bintang -bintang malan itu. Menyenangkan dan menenangkan sekali !
Sesekali, saya mencoba menghitung bintang-bintang tersebut sampai lelah dan kemudian terlelap. Ketika keesokan harinya, saya memulai hari debgan lebih rileks dan semangat yang baru.
Sebenarnya banyak sekali hal-hal yang dapat kita lakukan untuk membuat diri kita rileks dan membuat kita jauh lebih segar, jauh lebih ikhlas, jauh lebih bisa menerima keadaan, jauh lebih bisa berpikir jernih. Banyak yang bilang seni dapat menyembuhkan. Yaa, banyak hal yang dapat kita lakukan untuk sebuah seni. Seni dapat menjadi wadah menyalurkan semua emosi dan perasaan kita. Bukan hanya itu, seni dapat membangkitkan jiwa dan juga memberikan pengaruh bukan hanya untuk diri kita tetapi juga orang lain yang melihatnya.
Bisa lewat tarian, bisa lewat musik, bisa lewat lukisan, bisa lewat penampilan akting, dan banyak lagi. Bisa juga melalui tulisan. Seperti yang saat ini mulai saya lakukan kembali. Melalui tulisan kita bisa menyemangati diri sendiri dan orang lain, melalui tulisan kita bisa mengingatkan diri kita sekaligus memberikan masukan untuk orang lain. Melalui tulisan kita bisa sembuh dan menyembuhkan luka orang lain. Melalui tulisan kita bisa menyalurkan setiap emosi, perasaan yang tidak bisa kita ucapkan kepada orang lain. Dengan kita menyalurkan segala emosi baik itu positif atau negatif, kita jauh lebih sehat. Karena penelitian membuktikan, emosi dan perasaan yang kita rasakan berpengaruh dengan kesehatan organ-organ tubuh kita. Karena ada hormon-hormon yang dikeluarkan dari tubuh kita yang dipengaruhi oleh emosi kita dan hormon-hormon itu akan mempengaruhi kesehatan organ tubuh kita.
Nah, ingin sehat? Mari tuangkan setiap perasaan dan emosimu dengan cara yang baik.

Comments
Post a Comment